Tip dan Trik tentang Cara Memotret Arsitektur

gwidev.my.id –

Ketika Anda berpikir tentang memotret arsitektur, ingatlah itu mencakup lebih banyak struktur daripada hanya bangunan dan itulah yang membuatnya menjadi usaha yang populer dan mempesona. Arsitektur dapat mencakup semua jenis kreasi buatan manusia dari yang paling primitif hingga yang paling modern di dunia. Ini termasuk jembatan, monumen, kincir angin, menara, dan tiang lampu, dll. Ke mana pun Anda bepergian, akan selalu ada banyak kesempatan untuk menangkap beberapa bidikan arsitektur yang bagus.

Ada beberapa teknik yang dapat membantu Anda mengambil bidikan yang lebih kreatif dan menarik dan banyak di antaranya termasuk pencahayaan, pembingkaian, dan komposisi. Seperti semua jenis fotografi, cara terbaik untuk mengembangkan keterampilan Anda di dalamnya adalah dengan berlatih. Ini akan memungkinkan Anda untuk memasukkan kepribadian Anda ke dalam gambar.

Desain modern

Jika tujuan Anda adalah menangkap beberapa gambar arsitektur modern yang luar biasa, hal itu sering kali berhasil saat Anda menggunakan gaya fotografi abstrak atau yang lebih modern. Anda dapat melakukan ini dengan mencoba lensa sudut lebar karena ini akan memberi Anda perspektif yang ekstrim. Metode bagus lainnya adalah mengambil bidikan dari sudut yang unik. Karena langit-langit modern menampilkan bangunan yang berdekatan satu sama lain, Anda mungkin ingin mencoba memangkasnya dengan rapat di sebuah bangunan karena tidak akan tampak tidak alami.

Memotret struktur yang lebih tua

Apabila Anda memotret arsitektur bangunan dan struktur yang lebih tua, ada baiknya untuk menggunakan teknik komposisi yang sederhana dan lugas. Ini akan memungkinkan Anda untuk memamerkan keanggunan dan keindahan alam subjek Anda. Anda mungkin juga ingin memasukkan sedikit latar belakang atau pemandangan sekitar karena ini akan menambahkan beberapa konteks pada struktur sambil membiarkannya tampak tidak terlalu sempit.

Menambah pemandangan sekitar

Beberapa orang lebih suka menunjukkan sekeliling struktur dalam bidikan mereka sementara yang lain tidak. itu sangat tergantung pada selera pribadi dan bagaimana Anda ingin pemirsa melihat foto-fotonya. Merupakan ide yang bijaksana untuk bertanya pada diri sendiri apakah ada lingkungan sekitar yang akan menghilangkan atau menambah konteks gambar dan bagaimana Anda ingin menggambarkannya. Jika Anda merasa pemandangan sekitarnya membuat bidikan lebih baik daripada terus maju dan ambil bidikan yang lebih luas. Menambahkan lebih banyak ke foto adalah ide yang bagus jika itu menceritakan sebuah cerita. Misalnya, gereja berusia berabad-abad yang duduk di antara sepasang pencakar langit akan menjadi pemandangan yang meminta beberapa lingkungan ditambahkan jika Anda ingin menunjukkan kontras antara yang lama dan yang baru.

Petir

Penting agar Anda mendapatkan pencahayaan yang tepat dalam fotografi arsitektur. Ini berarti Anda harus menggunakan cahaya yang tersedia sebaik mungkin. Jenis pencahayaan terbaik untuk arsitektur umumnya adalah pencahayaan samping-depan. Biasanya menawarkan penerangan yang cukup serta bayangan yang panjang dan menarik. Ini seringkali menciptakan tampilan yang lebih tiga dimensi karena detail dan tekstur lebih terlihat. Jenis pencahayaan terburuk adalah pencahayaan belakang karena menghasilkan permukaan yang gelap dan seragam. Anda dapat mencoba pencahayaan yang lebih lama dengan pencahayaan belakang dan mungkin memotong langit untuk mendapatkan gambar yang lebih baik. Tentu saja, Anda selalu dapat membidik struktur sebagai siluet yang menarik.

Bidikan malam

Beberapa bidikan arsitektur terbaik diambil pada malam hari, terutama struktur modern karena banyak di antaranya dirancang untuk dipamerkan sebagai bagian dari cakrawala saat matahari terbenam. Begitu malam tiba, banyak dari bangunan ini diterangi dalam kaleidoskop warna-warni untuk memberi mereka kehidupan dan menciptakan bayangan yang cemerlang. Sebaiknya bawa tripod di malam hari dan gunakan pengaturan ISO rendah untuk mengurangi noise dalam bidikan.

Lensa yang lebih panjang

Dinding bangunan terkadang terlihat terdistorsi jika Anda membidik dari jarak dekat. Jika Anda tidak menyukai efek ini, Anda mungkin ingin mencoba lensa telefoto sambil mengambil bidikan dari jarak yang lebih jauh. Ini akan memberi Anda garis dan dinding yang tampak lurus. Lensa telefoto juga akan memungkinkan Anda menghasilkan beberapa efek abstrak yang tampak bagus. Mengambil foto dari jarak jauh biasanya akan meratakan perspektif subjek dan membuat garis paralel.

Jaga agar tetap menarik

Meskipun tampilan keseluruhan suatu struktur sering kali bisa menarik jika berdiri sendiri, banyak bangunan memiliki detail desain kecil yang dapat menonjol. Bayangkan saja semua aspek yang lebih kecil dari sebuah gereja tua atau katedral misalnya, seperti patung gargoyle dan malaikat, dll. Mengambil bidikan dengan detail yang lebih kecil dapat memberi tahu banyak tentang karakter dan jenis arsitektur.

Source

GwiDEV