Gempa Italia Menewaskan Ratusan Orang dan Terus Bertambah

Gwidev.co.id – Gempa Italia baru-baru ini sedang menjadi sorotan dunia. Bagaimana tidak? Gempa Italia yang berkekuatan 6,2 skala richter itu sudah menelan banyak korban jiwa. Saat kabar ini dituliskan, sudah 200 orang lebih yang tewas. Namun kemungkinan korban jiwa bisa bertambah karena masih banyak korban yang berada di bawah puing-puing; belum dapat dievakuasi. Dan masih terus dicari oleh para personel Italia.

Sumber: bbc.co.uk
Sumber: bbc.co.uk

Gempat Italia sendiri terjadi pada tanggal 24 Agustus 2016 dan hingga saat ini lebih dari 4000 personel sedang berusaha mencari para korban gempa yang tertimpa puing-puing bangunan. Mengutip dari BBC Indonesia, pusat gempa bumi terjadi sekitar 100 km dari Roma dengan kedalaman 9,6 km.

Sebenarnya gempa Italia ini kekuatannya termasuk sedang, namun nyaris membumiratakan Italia. Banyak bangunan penting di sana yang hancur. Terutama rumah-rumah para penduduk. Yang paling terkena dampaknya adalah kota Amatrice, yang merupakan kota sangat bersejarah di Italia. Kota tersebut juga cukup sering dikunjungi wisatawan dari luar Italia. Terkenal akan bentuk bangunannya yang sederhana, namun megah.

Ada lagi beberapa kota yang letaknya berada di pegunungan, yang tak kalah indahnya dengan Amatrice, kota-kota seperti Accumoli dan Pescara del Toro. Kota-kota tersebut juga mengalami kerusakan yang cukup parah. Para personel penyelamatan lebih banyak yang diarahkan ke sana karena dampak gempa paling parah terjadi di kota-kota itu. Diperkirakan masih banyak korban jiwa yang terjebak di dalam reruntuhan. Tentu saja kita semua berharap semua orang di sana baik-baik saja dan dapat diselamatkan.

Penyebab begitu banyaknya kerusakan bangunan pada peristiwa ini diperkirakan karena bangunan-bangunan Italia yang masih banyak berasal dari ratusan tahun yang lalu. Bangunan-bangunan itu dibangun tanpa memperhatikan ketahanannya terhadap guncangan terutama gempa. Orang-orang di zaman lalu sepertinya belum memiliki pengetahuan tentang bangunan anti guncangan. Memang sepertinya serba salah. Karena bangunan-bangunan itu adalah bangunan bersejarah, sehingga tidak bisa main ubah konstruksi atau dihancurkan. Bangunan-bangunan kuno itulah yang menjadi daya tarik Italia hingga saat ini.

Belum lagi lokasi pusat gempa yang cukup dangkal di bawah 10 km. Inilah yang membuat dampak gempa Italia sangat besar. Guncangannya terasa memusingkan dan menghancurkan.

Namun tidak berhenti di situ saja, gempa susulan kerap terjadi meski dengan skala yang lebih kecil. Para penduduk Italian pun lebih memilih tinggal di luar ruangan karena tinggal di dalam ruangan jadi terlalu berisiko.

Kita doakan saja semoga penduduk Italian tegar menghadapi bencana ini.

GwiDEV